Nama Spiritia

Baru saja tahu terinfeksi HIV? Klik di sini...

Versi telepon genggam

Terapi Antiretroviral (ART)

Perkembangan terapi antiretroviral (ART) selama sepuluh tahun terakhir memberi harapan besar buat kita semua, terutama Odha. Dan peluasannya akses pada ART di Indonesia sejak program pemberian ART dengan subsidi penuh oleh pemerintah diluncurkan pada 2004, semakin banyak Odha mendapatkan ART, dengan hasil mutu hipdupnya lebih baik, dan mereka mengharapkan dapat bertahan hidup seperti orang lain, asal ART dipakai terus-menerus secara patuh.

Namun kepatuhan tinggi yang dibutuhkan agar ART tetap efektif memang tantangan yang luar biasa. Jadi, sebelum kita mulai memakai ART, sangat penting kita mengerti dasarnya ART, bagaimana obat ini bekerja, bagaimana virus kita dapat menjadi kebal atau resistan terhadap obat yang kita pakai, dan apa yang kita dapat melakukan untuk mencegah timbulnya resistansi ini.

Bagian ini akan menyediakan informasi untuk mendukung upaya ini. Namun, mungkin ada manfaat bila kita mulai dengan membaca buku kecil Spiritia Pengobatan untuk AIDS; Ingin Mulai?. Buku ini tersedia gratis dengan kontak Spiritia.

avatar HTML Biaya produksi untuk obat AIDS lini kedua

Berita:

Terapi antiretroviral dini mengurangi risiko kanker yang berhubungan dengan infeksi (21 Oktober 2016)
Pedoman WHO merekomendasikan ART untuk semua orang dengan HIV (26 Januari 2016)
Dokter di Amerika menawarkan ART dini secara rutin tetapi hanya sepertiga pernah meresepkan profilaksis pra pajanan (26 Januari 2016)
Mencapai target pengobatan UNAIDS bisa mencegah jutaan kematian dan infeksi baru HIV (2 Oktober 2015)
Memulai ART lebih dini penting bagi orang dengan HIV berusia 45 tahun atau lebih (22 September 2015)
Terapi ganda dengan Kaletra dan 3TC bekerja dengan baik terlepas dari jumlah viral load awal (20 Oktober 2013)
Rejimen tablet tunggal meningkatkan kepatuhan ART dan mengurangi rawat inap (26 September 2013)
Bukti belum cukup untuk merekomendasikan pengobatan secara universal (5 Agustus 2013)
FDA menolak dua obat HIV sebagai pengobatan yang berdiri sendiri (29 April 2013)
Studi membandingkan dua rejimen pil kombinasi (29 April 2013)
Perubahan peresepan obat HIV di London – tingkat kepuasan pasien dan hasil klinis dipertahankan (22 April 2013)
Apakah studi pengalihan atau penyederhanaan antiretroviral memberikan manfaat bagi pasien? (15 Agustus 2012)
Fungsi kognitif membaik selama tahun pertama terapi HIV (29 Maret 2012)
Studi mengajukan pertanyaan: Apakah lebih baik untuk mengobati semua orang secara lebih dini? (21 Desember 2011)
ART selama awal infeksi HIV dapat menunda kelanjutan penyakit (16 Desember 2011)
EACS: Rejimen beberapa obat digunakan untuk pengobatan lini pertama, namun hasilnya serupa (28 Oktober 2011)
Bristol-Myers Squibb dan Gilead akan mengembangkan pil kombinasi atazanavir/cobicistat (28 Oktober 2011)
Studi CASCADE menemukan manfaat penggunaan ART dengan jumlah CD4 di bawah 500, namun tidak di atas 500 (7 Oktober 2011)
Usia harapan hidup untuk orang dengan HIV di Afrika serupa dengan masyarakat umum jika mereka menggunakan pengobatan (18 Juli 2011)
Lima obat tidak lebih baik dari tiga obat untuk pengobatan infeksi HIV primer (11 Maret 2011)
Dosis sekali sehari darunavir disetujui untuk orang yang berpengalaman dengan pengobatan (15 Desember 2010)
Tingkat HIV rendah tetap bertahan meskipun dengan penekanan terapi antiretroviral jangka panjang (10 Desember 2010)
Raltegravir aman dan tidak memerlukan perubahan dosis selama kehamilan (28 September 2010)
Biaya ART adalah mahal, terutama untuk pasien dengan penyakit lanjut (27 September 2010)
Obat HIV Isentress bisa melawan semua virus herpes (24 September 2010)
Obat HIV meningkatkan kekebalan untuk virus KS (7 September 2010)
Levitra tidak meningkatkan kepeningan pada para pengguna Selzentry (25 Juni 2010)
Tanggapan yang lambat terhadap pengobatan HIV sama baiknya dengan tanggapan cepat (15 Juni 2010)
Model matematika menunjukkan manfaat kesehatan perorangan dan kesehatan masyarakat dari penggunaan ARV dini (11 Juni 2010)
Orang yang menggunakan obat HIV mungkin memerlukan kemoterapi yang berbeda untuk kanker (7 Juni 2010)
Peningkatan risiko penyakit jantung dan ginjal meskipun dengan penggunaan pengobatan HIV? (18 Mei 2010)
Merck akan memberikan diskon Isentress dan Crixivan untuk ADAP (6 Mei 2010)
Terapi antiretroviral efektif mengurangi tingkat HPV dan kelainan sel leher rahim pada perempuan dengan HIV (6 April 2010)
Obat anti HIV menghambat virus yang muncul yang terkait dengan kanker prostat dan sindrom kelelahan kronis (2 April 2010)
Pengobatan dua kali sehari lebih baik daripada sekali sehari untuk beberapa orang (16 Maret 2010)
Kematian pasien HIV-positif yang dalam perawatan intensif telah menurun di era ART (27 Oktober 2009)
HCV tidak dikaitkan dengan pemulihan kekebalan yang buruk dengan ART untuk HIV (11 Agustus 2008)
Selain ART, kerusakan fungsi sumsum tulang menyokong jumlah CD4 rendah (11 Juli 2008)
Keefektifan ART menyebabkan ‘kepuasan’ di antara kelompok berisiko tinggi (16 Mei 2008)
Banyak pasien dan dokter masih membutuhkan pendidikan tentang manfaat pengobatan (8 Mei 2008)
ART mengurangi kejadian TB di Spanyol (11 Januari 2008)
Jumlah CD4 sebelum pengobatan memprediksi peningkatan CD4 saat pengobatan (30 Oktober 2007)
60% orang HIV-positif di Afrika yang memulai ART masih memakainya setelah dua tahun (16 Oktober 2007)
Kematian dini di antara pasien TB yang memulai ART di Afrika Selatan (6 April 2007)
Infeksi virus sitomegalo dan Epstein-Barr menunda tanggapan terhadap ART (20 Februari 2007)
Jumlah CD4 sebelum pengobatan menentukan jumlah setelah pengobatan (2 Februari 2007)
Tanggapan terhadap ART dan kelanjutan hidup Odha di Asia yang koinfeksi HIV/HCV dan HIV/HBV (25 Agustus 2006)
Selenium meningkatkan tanggapan terhadap ART pada penelitian secara acak di Nigeria (14 Agustus 2006)

Edit terakhir: 25 April 2007