Nama Spiritia

Baru saja tahu terinfeksi HIV? Klik di sini...

Versi telepon genggam

Leluhur HIV mungkin telah menyerang mamalia pertama Logo Acrobat Unduh versi PDF
Oleh: ScienceDaily Tgl. laporan: 28 September 2009

Retrovirus yang melahirkan HIV sudah menyerang sistem kekebalan tubuh mamalia sejak mamalia berevolusi untuk pertama kalinya pada kurang lebih 100 juta tahun lalu – kurang lebih 85 juta tahun lebih awal dari perkiraan sebelumnya. Hal itu kini diyakini oleh para ilmuwan.

Sisa-sisa virus HIV purba telah ditemukan dalam genom mamalia berkuku belah dua [Choloepus hoffmanni] oleh tim yang dipimpin oleh ilmuwan dari Universitas Oxford yang menerbitkan laporannya dalam jurnal Science.

’Menemukan sisa-sisa fosil virus tersebut di dalam mamalia itu merupakan keberuntungan yang luar biasa,” kata Dr. Aris Katzourakis dari Departemen Zoologi Universitas Oxford dan Institute for Emergent Infections, James Martin 21st Century School. “Karena mamalia itu sangat terisolasi secara geografis dan genetika, genom itu membuka kesempatan untuk meneliti ke masa lalu mamalia purba, sistem kekebalan tubuhnya, dan jenis virus yang harus dihadapinya.”

Bukti yang ditemukan oleh peneliti ‘virus berbusa’, jenis retrovirus tertentu yang menyerupai virus lenti yang rumit, serupa dengan HIV dan sejenis HIV pada kera (simian retrovirus/SIV) – berbeda dengan semua retrovirus jenis sederhana yang ditemukan dalam genom fosil selama ini.

”Dalam penelitian sebelumnya kami menemukan bukti virus yang serupa pada genom kelinci dan lemur tetapi penelitian ini memberi kesan bahwa retrovirus purba yang rumit, seperti HIV, mungkin sudah ada sejak mamalia mulai berevolusi,” kata Dr. Aris Katzourakis.

Memahami sejarah perseteruan virus yang rumit dengan sistem kekebalan tubuh mamalia dapat mengarahkan pada pendekatan baru untuk memerangi retrovirus yang ada, misalnya HIV. Hal itu juga dapat membantu para ilmuwan untuk menentukan jenis virus yang telah menyerang jenis mamalia lain yang mungkin akan menyebabkan pandemik yang berbahaya – contohnya babi flu (H1N1) – flu burung (H5N1) dan virus berbusa, telah menembus penghalang pada mamalia itu tetapi tidak pernah menyebabkan pandemik pada populasi mamalia baru.

Artikel asli: HIV’s Ancestors May Have Plagued First Mammals

Edit terakhir: 27 Oktober 2009