Nama Spiritia

Baru saja tahu terinfeksi HIV? Klik di sini...

Versi telepon genggam

WHO memperbarui pedoman pengobatan HIV untuk perempuan dan bayi Logo Acrobat Unduh versi PDF
Oleh: poz.com Tgl. laporan: 14 Oktober 2010

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menerbitkan revisi pedoman pengobatan HIV, satu untuk orang dewasa dan remaja dan satu untuk anak-anak, yang berisi pedoman untuk mengobati perempuan atau bayi yang menerima dosis tunggal nevirapine untuk mencegah penularan HIV dari ibu-ke -anak selama kelahiran.

Pembaruan pedoman WHO dilakukan untuk menanggapi beberapa penelitian, termasuk studi OCTANE (ACTG 5208) mengenai perempuan hamil yang HIV-positif dan P1060 pada bayi yang terinfeksi selama kelahiran yang diterbitkan di The New England Journal of Medicine edisi 14 Oktober 2010.

Dalam kedua studi, pertanyaan kunci adalah bagaimana mengobati perempuan HIV-positif – atau bayi yang terinfeksi selama kelahiran – setelah mereka menerima dosis tunggal nevirapine untuk mencegah penularan HIV dari ibu-ke-bayi. Dosis tunggal nevirapine sering menyebabkan banyak orang untuk mengembangkan setidaknya beberapa tingkat resistensi obat HIV. Meskipun demikian, pedoman WHO terus merekomendasikan bahwa perempuan dan bayi menerima rejimen berbasis nevirapine jika mereka memerlukan terapi antiretroviral (ARV) untuk kesehatan mereka sendiri.

Pedoman WHO yang baru menyarankan bahwa perempuan HIV-positif yang menerima rejimen dosis tunggal selanjutnya diobati dengan rejimen yang tidak mengandung nevirapine. Namun, karena bahaya bagi kegagalan pengobatan nevirapine berkurang dari waktu ke waktu, pedoman juga menyatakan bahwa rejimen berbasis nevirapine dapat digunakan pada perempuan tersebut – jika mereka memulai rejimen tersebut pada setidaknya satu tahun setelah menerima nevirapine dosis tunggal selama proses persalinan.

Pedoman baru juga memberikan rekomendasi untuk mengobati bayi yang tertular HIV meski menerima nevirapine dosis tunggal segera setelah lahir. Pada bayi, rejimen pengobatan selanjutnya harus mencakup Kaletra (lopinavir plus ritonavir) dan bukan nevirapine.

Artikel asli: WHO Updates HIV Treatment Guidelines for Women and Infants

Edit terakhir: 4 November 2010